Menu

Karena Simic bukan Anak Emas dari Persia

0 Comment

Hasil gambar untuk simic pemain persija

Pelatih Jakarta Persijas Julio Banuelos membantah bahwa tim lebih menyukai Marko Simic sebagai sumber gol. Julio bersikeras bahwa para pemain lain sama pentingnya.

Persija masih di posisi ke 17 di tabel liga 1. Tim Jakmania Pride gagal menang dalam lima pertandingan terakhir dengan empat kali imbang dan satu kekalahan.

Gol Persia didominasi oleh Simic, yang mencetak 10 gol dalam 10 pertandingan. Persija dianggap sangat tergantung pada Simic saat ini dan ini adalah salah satu alasan mengapa sulit untuk merasa nyaman musim ini.

Keadaan ini juga mengecewakan rekannya, Bruno Matos. Matos selalu merasa diundang untuk memberikan bola kepada Simic, meskipun ada cara dia bisa melakukannya. Hubungan antara Matos dan Simic dikatakan terpecah-pecah

Julio bersikeras untuk tidak menyukai Simic. Kesuksesan Kroasia adalah karena kerjasama antara para pemain. Ini ditunjukkan saat Persija tampil pada Selasa sore (08.08.09) di WIB melawan Putra Kalimantan Tengah.

“Marco Simic benar-benar pemain yang dikubur saat ini, tetapi dia tidak bermain sendirian, dia membutuhkan teman yang subur dan di mana dia mendapat umpan dari rekan-rekan timnya, dia bisa mencetak gol,” kata Julio kepada Madya Stadium. Senayan, Senin (19.08.2013).

“Ini hasil pelatihan, tapi kami satu kesatuan, tidak ada yang didiskriminasi atau diutamakan,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *